Fungsi Besi pada Pallet Plastik: Menambah Kekuatan atau Membebani Biaya?

Fungsi Besi pada Pallet Plastik: Menambah Kekuatan atau Membebani Biaya?

Dalam industri logistik dan manufaktur modern, penggunaan pallet plastik semakin luas karena ketahanannya terhadap cuaca, kelembapan, serta sifatnya yang higienis dan ramah lingkungan. Namun, salah satu pertanyaan penting yang sering muncul di kalangan pengguna industri adalah: apakah keberadaan besi pada pallet plastik benar-benar menambah nilai, atau justru menjadi beban biaya yang tidak perlu? Artikel ini akan mengulas secara mendalam fungsi besi dalam struktur pallet plastik, kelebihan dan kekurangannya, serta kapan waktu yang tepat untuk memilihnya.

Fungsi Besi pada Pallet Plastik: Menambah Kekuatan atau Membebani Biaya?

Apa Itu Besi pada Pallet Plastik?

Besi pada pallet plastik merujuk pada penambahan rangka logam (biasanya besi hollow atau strip baja) di bagian dalam struktur pallet. Besi ini tidak terlihat dari luar karena tertanam dalam dinding atau lantai pallet, dan berfungsi sebagai penguat struktural untuk menambah daya tahan terhadap beban berat, terutama saat digunakan di sistem racking.

Penempatan rangka besi ini biasanya mengikuti pola tertentu seperti “H-frame” atau “double runner”, yang dirancang melalui analisis finite element simulation untuk memastikan distribusi beban lebih merata.

Penggunaan simulasi ini memungkinkan produsen memprediksi titik lemah struktur hingga 90% lebih akurat dibandingkan metode manual.

Baca Juga  Pallet Plastik Hitam: Estetik, Tahan Lama, dan Anti Kotor untuk Kebutuhan Industri

Dalam proses manufaktur modern, penguatan ini umumnya menggunakan besi yang dilapisi anti-corrosion coating untuk memastikan material internal tetap terlindungi dari kelembapan, terutama jika pallet digunakan di ruang dingin atau area dengan tingkat kondensasi tinggi.

Beberapa produsen juga mulai memakai coating berbasis epoxy yang mampu menahan korosi hingga 500 jam dalam uji salt spray test.

Mengapa Besi Ditambahkan ke dalam Pallet Plastik?

Berdasarkan pengalaman industri, penambahan besi dilakukan untuk:

  • Meningkatkan kapasitas beban statis dan dinamis
  • Memperkuat ketahanan pada racking (racking load)
  • Meminimalisir deformasi saat pallet menahan beban besar dalam waktu lama

Pada beberapa industri seperti otomotif dan kimia, penggunaan pallet dengan besi menjadi standar karena banyak material yang membutuhkan stabilitas beban tinggi selama penyimpanan di sistem selective racking atau drive-in racking.

Beberapa pabrik juga mulai menerapkan audit berbasis standar HACCP atau GMP Warehouse, sehingga pemilihan pallet dengan struktur kuat dan stabil menjadi bagian dari compliance keselamatan penyimpanan.

Standar ini terutama mengatur risiko kontaminasi fisik, sehingga struktur pallet harus aman, tidak mudah pecah, dan tidak meninggalkan serpihan.

Kelebihan Besi pada Pallet Plastik

1. Meningkatkan Kekuatan Struktural

Dalam dunia B2B, terutama di sektor makanan, farmasi, dan otomotif, beban berat sudah menjadi kebutuhan standar. Pallet dengan besi internal mampu menopang beban racking hingga 1000–1500 kg, jauh lebih tinggi dibanding pallet tanpa besi.

Angka ini didukung oleh pengujian berdasarkan standar ISO 8611, yang mengukur ketahanan pallet ketika diberikan beban statis, dinamis, dan racking dalam kondisi ekstrem.

Pada pengujian beban dinamis, pallet reinforced biasanya menunjukkan penurunan deformasi hingga 18–22% lebih rendah dibanding pallet full plastik.

Pada beberapa tipe pallet industri, struktur besi bahkan dapat meningkatkan titik torsi hingga 25–30%, sehingga risiko bending dapat ditekan lebih jauh dalam jangka panjang.

Baca Juga  Pallet Barang: Solusi Efisiensi Logistik di Gudang

2. Stabilitas dalam Sistem Racking

Untuk gudang yang menggunakan sistem selective racking atau drive-in racking, pallet plastik biasa dapat melengkung atau bahkan patah jika tidak diperkuat. Besi membantu mempertahankan bentuk pallet dan mencegah deformasi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja.

3. Umur Pakai Lebih Lama

Dengan kekuatan tambahan, pallet plastik berbahan besi memiliki durabilitas lebih tinggi, menjadikannya investasi jangka panjang untuk perusahaan yang memiliki siklus logistik padat.

Bahkan dalam penggunaan intensif seperti cold storage dengan suhu di bawah nol derajat, struktur besi membantu mencegah pallet retak karena perubahan sifat mekanis plastik pada suhu rendah.

Dalam pengujian di lingkungan suhu -20°C, pallet reinforced terbukti mempertahankan hingga 90% dari kekuatan awalnya, dibandingkan pallet full plastik yang hanya mencapai sekitar 70–75%.

Hal ini terjadi karena material plastik seperti HDPE menjadi lebih rapuh pada suhu rendah, sementara rangka besi membantu menjaga integritas keseluruhan pallet.]

Kekurangan dan Risiko Penggunaan Besi dalam Pallet Plastik

1. Penambahan Biaya Produksi

Tak dapat dimungkiri, pallet dengan besi lebih mahal dibanding pallet full plastik. Harga bisa meningkat 20–40% tergantung jumlah dan jenis besi yang digunakan.

2. Berat Tambahan

Pallet plastik umumnya dipilih karena ringan, tetapi dengan tambahan besi, berat pallet meningkat signifikan. Hal ini dapat berdampak pada efisiensi pengangkutan dan konsumsi energi, terutama untuk sistem otomatisasi.

Pada beberapa fasilitas otomatis (automated warehouse), berat tambahan ini dapat mempengaruhi performa conveyor dan robot AGV/AMR, sehingga diperlukan pengecekan kompatibilitas sebelum pengadaan.

3. Risiko Karat jika Kualitas Besi Buruk

Jika produsen menggunakan besi kualitas rendah atau tidak dilakukan pelapisan anti-karat, kelembapan dapat merusak bagian dalam pallet, menyebabkan penurunan daya tahan dan menimbulkan risiko kontaminasi—terutama pada industri makanan dan farmasi.

Karena besi tertanam, proses inspeksi internal sangat sulit, sehingga penting memilih produsen dengan standar metal coating yang tersertifikasi.

Baca Juga  Solusi Kuat & Tahan Lama: Jual Pallet Besi Berkualitas dari CV Aulia Berkah Mandiri

Pengujian sederhana seperti ultrasonic thickness scan dapat dilakukan untuk memeriksa konsistensi ketebalan besi pada sampel produksi.

Kapan Harus Menggunakan Pallet Plastik dengan Besi?

Berdasarkan keahlian di bidang supply chain dan warehouse management, penggunaan pallet plastik dengan besi sangat disarankan dalam kondisi berikut:

  • Digunakan pada sistem racking tinggi
  • Menopang beban berat (di atas 800 kg)
  • Diperlukan stabilitas ekstra untuk pengangkutan jarak jauh
  • Digunakan dalam ruang pendingin atau penyimpanan dengan suhu ekstrem

Namun, jika pallet hanya digunakan untuk pengiriman ringan, display, atau tidak masuk ke sistem racking, maka pallet full plastik tanpa besi jauh lebih ekonomis dan cukup aman.

Kesimpulan: Menyesuaikan Kebutuhan, Bukan Sekadar Ikut Tren

Pallet plastik dengan besi bukan solusi universal. Keputusan untuk menggunakannya harus didasarkan pada kebutuhan operasional, jenis beban, serta sistem penyimpanan yang digunakan. Bila digunakan dengan tepat, besi dapat menjadi penguat fungsional yang memperpanjang umur pallet. Namun, jika dipaksakan tanpa analisis kebutuhan, justru dapat menambah beban biaya yang tidak perlu.

FAQ

1. Apakah semua pallet plastik bisa ditambahkan besi?

Tidak. Hanya pallet dengan struktur reinforced design yang memang dirancang untuk menampung besi internal—pallet standar tidak kompatibel.

2. Apakah pallet dengan besi aman untuk cold storage?

Aman, bahkan lebih stabil, asalkan menggunakan besi dengan lapisan anti-karat khusus seperti galvanized atau epoxy-coated.

3. Berapa umur pakai pallet plastik dengan besi?

Umumnya 5–8 tahun dalam pemakaian normal, dan bisa lebih lama jika tidak digunakan untuk racking berat.

4. Apakah pallet dengan besi cocok untuk sistem otomatis?

Cocok selama bobot total pallet masih sesuai spesifikasi conveyor, ASRS, AGV, atau AMR.

5. Bisa minta rekomendasi pallet besi atau full plastik berdasarkan beban gudang saya?

Bisa. Berikan informasi jenis barang, berat per pallet, tinggi racking, dan kondisi suhu—saya bisa membantu memilihkan tipe yang paling optimal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *